Dor!! Penyelundup Narkoba ke Sintang Roboh Ditembak

oleh

SINTANG – Jajaran Polres Sintang mengamankan empat dari lima tersangka penyelundup yang diduga narkoba, pada Selasa (10/9/2019) malam.

Bahkan, satu diantara pelaku, yakni tersangka pertama yang ditemukan, Alex, warga Jeruju Pontianak, dilumpuhkan dengan timah panas oleh polisi dibagian kakinya. Satu tersangka lainnya yang belum ditemukan, hingga kini dalam proses pencarian.

Dikatakan Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi, bahwa Kejadian ini bermula saat petugas Polres Sintang mendapatkan informasi dua orang terlapor akan membawa narkotika jenis shabu ke Sintang, pada Minggu, (8/9). Pada Selasa (10/9), sekitar pukul 09.00 WIB, diketahui bahwa kedua terlapor telah berada di Sintang.

“Selanjutnya petugas melakukan pencarian dan terhadap terlapor yang dipmpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Sintang, Samsul Bakri. Diketahui bahwa kedua terlapor telah kembali lagi ke Pontianak,” katanya.

Petugas pun menghubungi dan meminta bantuan Polsek Sepauk untuk melakukan pemeriksaan kendaraan di Simpang Manis Raya, Desa Sepulut Kecamatan Sepauk. Terlapor yang melihat petugas sedang melakukan pemeriksaan kendaraan langsung berbalik arah kembali ke Sintang dengan kecepatan tinggi sambil membuang bungkusan yang berisi diduga narkotika jenis shabu.

“Untuk menghentikan terlapor, petugas memberikan tembakan peringatan namun tidak diindahkan terlapor sehingga dilakukan pengejaran,” terangnya.

Akhirnya mobil yang dikendarai terlapor, ditemukan dalam keadaan terbalik, di Jalan Mengkurai, Kecamatan Sepauk dalam keadaan kosong. Diduga terlapor melarikan diri ke dalam hutan. Kemudian petugas gabungan Sat Resnarkoba Polres Sintang bersama Polsek Sepauk melakukan penyisiran untuk mencari terlapor.

“Namun terlapor bernama Alek terlihat melarikan diri, sehingga diambil tindakan dengan diberi tembakan dibagian kakinya, sehingga berhasil diamankan,” katanya.

Dari pengakuan Alek, bahwa dirinya berangkat dari Pontianak bersama empat orang lainnya, yang berinisal AS, M , A , dan WS. Sekitar pukul, 19.10 WIB, M dan A  dapat diamankan di Simpang Manis Raya dan sekitar pukul 20.45 WIB, terlapor AS menyerahkan diri kepada warga di Mengkurai.

“Lalu diserahkan kepada petugas. Sementara ES hingga kini belum ditemukan. Selanjutnya terlapor dibawa ke Polres Sintang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Sepauk, Iptu Suwaris mengatakan, sebelum pelaku berhasil ditangkap, pihaknya diminta back up oleh Kasat Narkoba untuk penghadangan tersangka.

“Setelah dihadang, mereka berusaha kabur. Kamudian kami kejar hingga masuk hutan. Akhirnya, sekitar pukul 22.00, empat pelaku berhasil ditangkap. Satu masih dilakukan pencarian,” katanya.

Pengejaran pelaku hingga ke hutan dilakukan oleh Satuan Narkoba, Polsek Sepauk, Unit Sabhara dibantu masyarakat setempat.

“Barang bukti sempat dilempar oleh tersangka Agus. Namun, sudah ditemukan dan diserahkan ke Satnarkoba,” terangnya.

Saat pengejaran, cuaca dalam kondisi gerimis. Lokasi tempat tersangka kabur merupakan daerah rawa.

“Mungkin karena kondisi sulit seperti itu, dua pelaku sempat keluar untuk mencari makan kemudian berhasil diringkus. Satu pelaku kemudian menyerahkan diri,” pungkasnya.

Tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Dil)