Hadiri Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun, Ini yang Disampaikan Kurniawan

oleh

SINTANG – Bupati Sintang, Jarot Winarno wakili Plt Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Kurniawan, menghadiri kegiatan peringatan hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) sedunia, di Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) Bhayangkari, Kecamatan Sintang, Jumat (8/11/19).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sintang ini, mengangkat tema “tangan bersih untuk semua”.

Plt Asisten I Setda Sintang, Kurniawan mengatakan, Pemda sangat mendukung dan mengapresiasi atas terselenggarakanya kegiatan ini, karena sangat sejalan dengan salah satu visi dan misi pemerintah daerah, yakni mewujudkan masyarakat Kabupaten Sintang yang sehat.

“Terlebih ini melibatkan anak-anak usia dini yang merupakan generasi penerus bangsa. Selain itu, kegiatan yang dilaksanakan PKK ini merupakan bagian dari pada upaya mensinergikan antara pembangunan kesehatan dan pendidikan,” ujarnya.

Indikator untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Sintang yang sehat itu adalah angka kesakitan yang menurun, perilaku hidup sehat yang menguat, cakupan layanan kesehatan yang semakin luas dan pemerataan pelayana kesehatan yang tinggi.

Kurniawan juga menjelaskan, bahwa pembangunan secara nasional saat ini mengarah kepada pembangunan yang berbasis hak. Jadi pembangunan itu harus memenuhi hak-hak dasar masyarakat dan salah satu hak dasar masyarakat yang paling elementer adalah hak untuk sehat secara fisik.

“Salah satu cara untuk merealisasikannya yakni pemerintah mencanangkan upaya dan pembudayaan budaya dan perilaku hidup sehat, sehingga di sinilah letak pentingnya kegiatan cuci tangan pakai sabun ini, karena merubah perilaku, dan merubah karakter masyarakat dan itu tidak mudah,”kata Kurniawan.

 

Kemudian lanjutnya, salah satu komponen karakter tersebut adalah kebiasaan atau tabiat. Sehingga yang harus memberikan contoh dan menanamkan kebiasaan itu adalah orangtua terhadap anaknya dan ini merupakan pesan untuk para orang tua, kalau kita selaku orang tua ingin anak-anak punya perilaku selalu mencuci tangan, maka orangtua harus memberikan contoh bagaimana mencuci tangan itu sebelum dan sesudah melakukan aktivitas-aktivitas.

“Jadi anak kita itu meniru, kalau yang di tirunya baik, baiklah dia, kalau yang ditirunya tidak baik maka dia akan melakukan tindakan-tindakan yang tidak baik”ucapnya.

Sementara itu, Yosepa Sepina Biong, Plt Ketua TP PKK Kabupaten Sintang dalam sambutannya mengatakan, hari cuci tangan sedunia ini dilaksanakan setiap tahun pada tanggal 15 Oktober. Namun tahun ini di Kabupaten Sintang baru dapat terlaksana pada hari ini, karena mengingat ada beberapa kegiatan yang tidak dapat di tunda pelaksanaannya.

“Kegiatan Cuci Tangan Pakai Sabun yang diikutu siswa TK ini merupakan cara yang efektif dalam rangka untuk mencegah penyakit, karena memang perilaku sederhana ini dapat memberikan perlindungan dari penyakit dan bakteri,” katanya.

Sepina berharap, kegiatan ini tidak hanya seremonial belaka, tapi pihaknya berharap dan mengajak kepada guru-guru dan orang tua untuk untuk mengajak dan mengingatkan anak didik atau anaknya agar selalu membudayakan mencuci tangan pakai sabun apa bila tangannya kotor atau usai beraktivitas yang berpotensi menyebabkan bakteri dan kuman menjadi penyakit. (dil)