Jarot: Wujudkan Sintang Religius, Pemda Harus Bersifat Adil

oleh

SINTANG – Bupati Sintang, Jarot Winarno, didampingi Wakil Bupati Sintang, Askiman, melakukan peletakan batu pertama secara simbolis pembangunan kantor Sinode Gereja Persekutuan Sidang Kristus (GPSK), di Desa Jerora 1, Kecamatan Sintang, Jumat (22/11/2019).

Dalam sambutannya Jarot mengatakan,Pemkab Sintang sangat mendukung dan menyambut baik pembanguan kantor Sinode GPSK Sintang ini. Karena inilah merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Sintang yang religius.

“Nah untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Sintang yang religius itu, kami selaku pemerintah harus bersifat adil. Sekarang sedang di bangun kristen center yang targetnya tahun depan selesai,” ujarnya.

Tak hanya itu, Jarot juga mengatakan, penyelesaian Katedral Kristus Raja dan wisma uskup juga dibantu. Kemudian Masjid Al Amin Sintang beserta asrama hajinya juga.

“Semua itu kita bantu, kita salurkan juga bantuan melalui lembaga agama masing-masing. Itulah wujud rasa adil kita untuk semua,” terangnya.

Jarot pun menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten dan DPRD juga berkomitmen akan membantu pembangunan kantor Sinode GPSK ini sampai selesai.

“Saya bersama pak wakil berkomitmen membantu sampai selesai, ketua dewan dan dewan yang hadir juga sama akan membantu. Seperi apa caranya, nanti akan kita diskusikan bersama-sama seminggu ini,” jelasnya.

Jarot menambahkan, pentingnya pembangunan sarana ibadah dan sarana kantornya, karena melalui sarana ibadah, sarana kantor bisa difungsikan untuk berkoordinasi dan berkumpul serta berhimpun dalam rangka meningkatkan keimanan kita masing-masing maka religiusitas itu akan terwujud.

“Kemudian juga dialog antar agama, saling respek menghargai dan menghormati. Saya rasa itu akan terjamin, sehingga sintang ini akan selalu aman,” ucapnya.

Dikatakannya juga, bawha selama ini di Kabupaten Sintang tidak pernah konflik karena perbedaan, baik itu suku maupun agama. Tapi terkadang konflik itu terjadi karena adanya rasa ketidakadilan.

“Oleh karena itulah kami terus berupaya memberikan rasa keadilan kepada kita semua,” pungkasnya.

Ketua Sinode GPSK Sintang, Pendeta Natanel mengatakan, kantor Sinode GPSK ini akan dibangun dua lantai dengan ukuran 24×30 meter. Dimana lantai satu akan di fungsikan untuk aula pertemuan yang diperkirakan mampu menampung sekitar 1000 orang. Kemudian untuk lantai dua di fungsikan untuk kantor Sinode GPSK.

“Gedung ini ditargetkan selesai sampai dua atau tiga tahun ke depan. Ini adalah sebuah mimpi, harapan dan kerinduan dari keterbatas kami untuk memiliki sebuah gedung yang refrensentatif. Untuk itulah kami mohon dukungan baik pemda, DPRD dah pihak yang hadir agar mimpi kami ini bisa terwujud,” harapnya. (say)