Sekda Yosepha Kukuhkan 250 Kontingen Pesparani Sintang

oleh

SINTANG – Sebanyak 250 orang kontingen Kabupaten Sintang dikukuhkan untuk mengikuti audisi Pesparani Tingkat Provinsi Kalimantan Barat, di Pendopo Bupati Sintang, Selasa (8/10).

Pengukuhan tersebut dipimpin Bupati Sintang yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Sintang Yosepha Hasnah. Dalam sambutannya ia mengatakan, bahwa dengan dikukuhkannya kontingen ini, maka proses persiapan dan latihan akan segera dimulai untuk menuju audisi di Pontianak yang akan dilaksanakan akhir Desember 2019 mendatang.

“Kabupaten Sintang akan mengikuti seluruh perlombaan yakni 13 kategori. Kegiatan pembekalan dan pengukuhan ini merupakan sebuah tahap yang harus dilakukan. Kami berharap peserta yang yang sudah disiapkan bisa ikut audisi di Pontianak nanti dengan kondisi yang prima,” katanya.

Yosepha pun berharap, tim Sintang nanti bisa memberikan yang terbaik saat audisi sehingga bisa mengikuti Pesparani tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Kupang nanti.

“Itu yang kita harapkan. Makanya perlu persiapan yang matang,” terangnya.

Yosepha juga mengatakan, ke depan saat Kabupaten Sintang melaksankan seleksi untuk tim Pesparani, bisa dilakukan sampai ke kecamatan. Sehingga lebih banyak masyarakat yang bisa ikut.

“Kami juga mendorong agar bisa dibentuk LP3K kecamatan  yang ada di Kabupaten Sintang. Mari kita hadapi tantangan-tantangan yang ada secara bersama-sama. Kepada seluruh peserta, agar berlatihlah dengan serius dan selalu kompak dalam mempersiapkan  diri. Bawalah nama baik Kabupaten Sintang,” pungkasnya.

Ketua LP3K Provinsi Kalimantan Barat, Ignatius Liyong mengharapkan, proses latihan nanti dapat menghasilkan paduan suara yang bagus dan Sintang bisa tampil baik saat audisi nantinyam

“Ada 13 kabupaten kota yang akan bersaing di Pontianak nanti. Yang tampil terbaik dan menang akan mewakili Kalbar ke Pesparani Nasional di Kupang Nusa Tenggara Timur,” terangnya.

Ia berharap, ada kerjasama yang baik antara LP3K Kabupaten Sintang dengan pihak Keuskupan Sintang serta minta pembinaan yang merata sampai ke paroki di Kabupaten Sintang. Jangan sampai yang dibina hanya yang ada di Kota Sintang saja.

“Kami siap mendukung kalau ada pembinaan di Kabupaten Sintang, bahkan se-Keuskupan Sintang yang terdiri dari 3 kabupaten,” terangnya.

Ia juga mendorong, agar saat bulan kitab suci nasional, bisa diadakan lomba-lomba yang sesuai dengan kategori perlombaan yang ada di Pesparani ini.

Sementara itu, Agustinus Hatta, Ketua LP3K Kabupaten Sintang menjelaskan, bahwa kontingen Kabupaten Sintang akan mengikuti 13 kategori perlombaan. Dari 13 kategori tersebut akan mengikuti 6 kategori paduan suara, 4 kategori mazmur, 2 kategori cerdas cermat, dan satu kategori bertutur kitab suci.

“Dalam memilih anggota, kita sudah melakukan audisi sejak Mei 2019 lalu dan ada yang dilakukan rekrutmen langsung,” terangnya.

Ia mengatakan, 250 peserta ini akan mulai melakukan persiapan dan latihan yang terus menerus dan ketat. Dari itu diharapkannya, dua bulan kedepan sudah memiliki tim yang solid dan siap bersaing.

“250 anggota ini adalah harapan masyarakat Kabupaten Sintang untuk menunjukan prestasi terbaik di Pesparani,” pungkasnya. (say)